Disangka Swab, Penumpang Pelabuhan Tangklok Sampang Banyak Kabur di Vaksin

Disangka Swab, Penumpang Pelabuhan Tangklok Sampang, Banyak Yang Kabur di Vaksin
Proses vaksinasi Covid-19 pada penumpang pelabuhan tanglok Sampang, Senin (21/6/2021)

Vaksinasi Covid-19 diberikan kepada penumpang dan nahkoda kapal perahu motor dari Pulau Mandangin di Pelabuhan Tanglok, Sampang, Senin (21/06/2021).

Kegiatan ini, melibatkan puluhan personil dari Polsek Sampang, Polsek Camplong, Polsek Torjun, Polsek Pangarengan, Koramil Sampang, Satpol PP Sampang dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Banyuanyar.

Kapolsek AKP Tomo mengatakan bahwa untuk melaksanakan gerakan sejuta vaksin sehari, pihaknya berupaya membantu pemerintah agar masyarakat terbebas dari Covid-19.

“kami berupaya untuk warga Pulau Mandangin yang mana saat ini sangat minim sekali yang di vaksinasi, oleh karena itu kami berupaya dari Polsek Kota, Koramil Kota dan Kecamatan juga Puskesmas Banyuanyar supaya masyarakat sadar bahwa kebutuhan untuk melakukan vaksinasi ini sangat diperlukan untuk menambah kekebalan tubuh,” ucapnya.

Sedangkan jumlah masyarakat yang telah vaksinasi sebanyak 24 orang dari 200 dosis vaksin yang sudah disiapkan oleh Puskesmas Banyuanyar.

Pihaknya menyayangkan, sekian banyak warga Mandangin yang turun di Pelabuhan Tanglok terasa sepi karena informasi yang bocor menyebutkan akan di Swab sehingga melarikan diri, padahal hanya pelaksanaan vaksinasi.

“Mungkin masyarakat belum paham bahwa vaksin ini sangat dibutuhkan sekali pada dirinya, akan tetapi nanti tindakan selanjutnya, kita akan melakukan himbauan himbauan kepada masyarakat ,” jelasnya.

Salah peserta, Abdul Wasid mengaku merasa lebih sehat setalah divaksin, ini juga yang pertama kali baginya, menurut pria tersebut, vaksinasi aman dan halal untuk dilakukan semua orang.

“Alhamdulillah sehat, efek tidak ada, semoga yang lain bisa di vaksin,” katanya.

Sementara itu, salah satu Dokter Puskesmas Banyuanyar Sampang, Ninda Sari menyampaikan target vaksinasi dikhususkan bagi warga Mandangin yang hendak bepergian keluar maupun kembali ke kepulauan tersebut.

“targetnya kita sebenarnya semua warga di mandangin, targatnya itu orang orang yang turun dari kapal, karena tujuan untuk mencegah orang orang yang pada pulang luar mandangin ke mandangin,” ungkapnya.

Disampaikan bahwa informasi yang bocor ke masyarakat adalah Swab Antigen, padahal di lokasi dilaksanakan vaksinasi, akan tetapi pihaknya tetap melayani bagi masyarakat yang ingin melakukan Swab atas permintaan sendiri.

“Tapi ada beberapa yang di Swab atas permintaan sendiri, semuanya hasil testnye negatif,” Imbuhnya.

Lebih lanjut pihaknya berharap pandemi ini segera selesai, dan sebagai pencegahan dilakukan vaksinasi kepada masyarakat Pulau Mandangin. (Abbaz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *