BPBD Perkirakan Sekitar 62 Desa di Sampang Mulai Alami Kekeringan Juni Mendatang

BPBD Perkirakan Sekitar 62 Desa di Sampang Mulai Alami Kekeringan Juni Mendatang
Asroni, Plt Kepala BPBD Kabupaten Sampang

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami awal musim kemarau 2021 pada kisaran bulan Mei dan Juni.

Untuk Kabupaten Sampang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memprediksi akan ada sekitar 62 desa yang akan mengalami kekeringan tahun ini.

“Bulan Mei sudah masuk musim kemarau, hanya saja terkadang masih turun hujan dan mendung karena fenomena La Nina yang terjadi di Samudera Pasifik. Kemarau kering diprediksi mulai bulan Juni,” ungkap Asroni, Plt Kepala BPBD Sampang, Senin (24/5/2021).

Asroni mengatakan bahwa musim kemarau identik dengan bencana kekeringan. Menurutnya, hingga sekarang problem ini belum teratasi, dalam beberapa tahun terakhir desa yang alami kekeringan terus bertambah.

Pada 2019, ada 67 desa di Sampang terdampak kekeringan. Kemudian pada tahun 2020 meningkat menjadi 78 desa, bertambah 11 desa yang menyandang status daerah kering kritis.

Untuk tahun ini, pihaknya belum bisa memastikan jumlah desa yang terdampak kekeringan. “Prediksi awal, 62 desa akan terdampak kekeringan. Cuma, data ini berpotensi bertambah,” paparnya.

Sedangkan pada tahun 2020 lalu, terdapat 4 Kecamatan yang bebas dari bencana kekeringan, yakni Ketapang, Omben, Camplong, dan Sokobanah.

“Empat kecamatan tersebut belum ada temuan desa terdampak kekeringan. Tapi, bisa saja desa atau kecamatan yang belum terdampak kekeringan tahun ini terdampak,” tandasnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.