Berikan Jaminan Pada Petani, DPRD Sampang Sahkan Raperda

Rapat Paripurna Pengesahan Raperda Inisiatif tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani tuntas digelar di gedung graha paripurna DPRD Kabupaten Sampang, Kamis (25/02/2021).

Anggota Komisi II DPRD Sampang, Agus Husnul Yakin membacakan poin tujuan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Pertama, mewujudkan kedaulatan dan kemandirian petani dalam rangka meningkatkan taraf kesejahteraan kualitas dan kehidupan yang lebih baik.

Kemudian, poin kedua adalah menyediakan prasarana dan sarana pertanian yang dibutuhkan yang dapat mengembangkan usaha masyarakat tani di Kabupaten Sampang.

Ketiga, memberikan kepastian usaha tani. Keempat, melindungi petani dari kurmatif harga, praktek ekonomi, biaya tinggi dan gagal panen.

“Kelima meningkatkan kemampuan dan fasilitas petani serta kelembagaan petani dalam menjalankan usaha tani yang produktif, maju, modern, berkelanjutan dan mampu menumbuh-kembangkan kelembagaan pembiayaan pertanian dalam kepentingan usaha tani,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sampang Fadol menyatakan, tujuan disahkannya Raperda atau Regulasi tani agar bisa memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi para petani, bahwa hak yang mereka miliki dilindungi oleh perda.

“Kaitannya nanti dengan bagaimana mendapat alsintan yang baik, dan bagaimana menyikapi kelengkapan pupuk, itu nanti ada keterjaminan petani kedepannya,” ucapnya.

Lebih lanjut pihaknya juga akan mendorong pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pertanian untuk memenuhi apa yang dibutuhkan para petani.

“Sambil lalu kita akan mensosialisasikan perda perlindungan dan pemberdayaan petani, nanti kita akan mendorong pemerintah agar apa yang diminta oleh petani bisa terpenuhi,” imbuhnya.

Disampaikan pula, bahwa Bapemperda sebelumnya telah berencana menemui Kementrian Pertanian terkait Kartu Tani, akan tetapi, sayangnya ditolak oleh Kementrian Pertanian karena masih dalam masa pandemi.

“Artinya kami mau mensinkronkan apa yang dibutuhkan petani terkait kartu itu, ada aktif tidaknya, cara proses lebih cepat bagaimana,” katanya.

Ia menegaskan, hal ini akan dibahas bersama agar kelangkaan pupuk tidak terjadi kembali seperti tahun sebelumnya.

Insyaalloh tahun depan semua kartu tani akan aktif dan bisa diaktifkan untuk pengambilan pupuk,” pungkasnya. (Abaz)

Leave a Reply

Your email address will not be published.