Angka Kemiskinan Sampang Masih Tertinggi se-Jawa Timur

Hingga saat ini, Kabupaten Sampang, Madura, masih menduduki peringkat teratas angka kemiskinan tertinggi di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sampang, angka kemiskinan kota Bahari pada tahun 2019 berada di 20,71 persen. Sedangkan pada tahun 2020 naik menjadi 22,78 persen.

“Ada kenaikan 2%, kalau 2 persen di banding dengan 20 berarti sepuluh persen kenaikannya,” terang Wahyu Wibowo Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Sampang, Senin (22/2/2021).

Wahyu memaparkan, Angka kemiskinan Kabupaten Sampang saat ini tertinggi se Jawa Timur dengan 22,78 % dibandingkan dengan Bangkalan 20,56 %, Sumenep 20,14 %, dan Pamekasan 14,6 %.

Hanya saja, jika dilihat dari angka penurunan kemiskinan dalam jangka 8 tahun terakhir, Sampang mengalami penurunan tercepat dengan 0,58 % per tahun.

Sedangkan faktor utama meningkatnya persentase kemiskinan tahun 2020 dibanding 2019, menurutnya adalah pandemi Covid-19 yang juga memberikan dampak serupa terhadap daerah lainnya.

“Semoga saja, setelah pandemi ini semua bisa normal lagi dan kita bisa turun lagi. Akan tapi untuk penurun dengan 0,58 pertahun kita tercepat di Jawa Timur, Alhamdulillah kinerja Pemda sudah cukup bagus,” jelasnya.

Pria berdarah Lamongan itu juga memaparkan terkait data tingkat pengangguran terbuka di Sampang yang saat ini (Tahun 2020) mencapai 3,35 %, naik dibanding tahun 2019 yang hanya 2,81 %.

“Jadi ada kenaikan sedikit, cuma kalau rata-rata pertahunnya kita masih rendah, untuk yang tertinggi di Madura saat ini Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa salah satu upaya yang dapat dilakukan Pemerintah Daerah untuk menurunkan angka pengangguran yang juga berdampak terhadap kemiskinan adalah mengoptimalkan sektor pertanian.

“Pertanian di Sampang itu sistem airnya tadah hujan, jadi mungkin kalau pengairannya bagus lahan pertanian bisa digarap hingga Mei – Agustus maka tingkat pengangguran akan mengalami penurunan,” tuturnya. (Romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *