Kawal Kasus Pencabulan Anak, Aktivis Geruduk Pengadilan Negeri Sampang

Kawal Kasus Pencabulan Anak, Aktivis Geruduk Pengadilan Negeri Sampang
Ibu korban menangis menuntut keadilan di depan Pengadilan Negeri Sampang

Aktivis gabungan dari Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) dan Madura Development Watch (MDW) Kabupaten Sampang melakukan aksi di depan Kantor Pengadilan Negeri Sampang, Rabu (29/9/2021).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan moral terhadap penegakan hukum di Kabupaten Sampang dalam penanganan kasus pencabulan yang menimpa anak dibawah umur.

Ibu korban berinisial SL, warga Kecamatan Torjun Sampang ikut dalam aksi ini, ia meminta keadilan terhadap Pengadilan Negeri Sampang, agar pelaku yang merupakan paman korban, Abdul Hari (34) dijerat dengan hukuman yang seberat-beratnya.

Salah satu Korlap Aksi, Siti Farida mengatakan, adanya aksi turun jalan ini sebagai dukungan moral terhadap aparat penegak hukum, agar pelaku bisa dihukum secara maksimal.

“Kita tetap kawal kasus ini bagaimana pelaku bisa dihukum secara maksimal,” ucapnya pasca aksi.

Ia juga menyoroti soal Kabupaten Sampang yang telah mendeklarasikan sebagai Kota Layak Anak, akan tetapi banyak terjadi kasus kekerasan terhadap anak.

“Ini harusnya ada formula dari P3A untuk melakukan sosialisasi bagaimana kasus kekerasan terhadap anak ini bisa minimal,” tegasnya.

Lebih lanjut Ia berharap agar Sampang benar- benar menjadi Kabupaten yang layak anak, bukan hanya sebutan semata.

Sementara, Ketua Pengadilan Negeri Sampang, Aries Sholeh Efendi mengungkapkan, semua masukan yang disampaikan para Aktivis dan keluarga korban akan dipertimbangkan oleh majelis hakim.

“Apa pun yang terjadi di persidangan adalah fakta, jadi bagi para aktivis pendamping keluarga korban, pantaulah persaingan kami ,” pungkasnya. (Abbaz)

Leave a Reply

Your email address will not be published.