Kasus Demam Berdarah Tahun 2020 Mengalami Penurunan di Sampang

Spread the love

Kasus Demam Berdarah Tahun 2020 Mengalami Penurunan di Sampang
Hj. Hanian Maria Farouq Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sampang

Pada tahun 2020, angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Terhitung mulai Januari hingga November 2020, kasus Demam Berdarah di Kab. Sampang mencapai 207 orang dari total 975.108 penduduk yang tersebar pada 21 Kecamatan di Kabupaten Sampang.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sampang, Hj. Hanian Maria Farouq memastikan bahwa angka kasus DBD di Sampang pada tahun 2020 turun di banding tahun 2019 yang mencapai 265 penderita.

“Saya dapat pastikan kasus Demam Berdarah turun, meski baru data kasus bulan November yang masuk, karena kami pastikan hanya ada tambahan 10 kasus di bulan Desember,” ungkapnya.

Kabid P2P Dinkes Sampang itu memaparkan, menurunnya angka kasus DBD berkat meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan penerapan 3M plus.

Selain itu, pihaknya juga rutin mengingatkan bahaya penyakit khususnya DBD melalui surat edaran dari pusat, Gubernur, dan Bupati yang dikirim kesemua OPD, Camat, dan semua kepala Puskesmas menjelang musim penghujan.

“Alhamdulillah berkat itu kasus DBD mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ucapnya.

Memasuki musim penghujan tahun 2021, Hanian Farouq menghimbau agar masyarakat tetap waspada DBD, karena umumnya lonjakan kasus Demam Berdarah terjadi pada bulan Januari hingga Februari.

Untuk itu, saat ini kami telah menyiapkan bubuk abate dan Alhamdulillah persedian bubuk abate tahun ini insyaallah mencukupi,” pungkasnya. (Romi)


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *