Jelang Hari Kemerdekaan, Pejual Bendera Padati Trotoar Jalan Kota Bahari
Berjejeran bendera pedagang memadati trotoar jalan Wijaya Kusuma Sampang. (Foto: Mukrim)

Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77, penjual bendera merah putih sudah mulai menjamur di kabupaten Sampang. Nampak berbagai jenis bendera dijajakan pada sepanjang trotoar jalan kota Bahari, Rabu (10/8/2022).

Sebagian besar penjual berasal dari luar Madura, mereka datang berkelompok menjajakan dagangannya di jalan umum yang ramai dilintasi warga. Seperti, Jl. Wahid Hasyim dan sekitar Taman Wijaya Kusuma menjadi tempat para pedagang menjajakan umbul-umbul dan bendera merah putih.

Fikri (34) salah seorang penjual bendera merah putih di Sampang mengungkapkan, pendapatan hasil penjualan bendera merah putih tahun ini sudah lumayan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya selama Pandemi Covid-19.

“Saya baru mulai dari kemarin jualan, rencananya mau sampai tanggal 15. Alhamdulillah, hari kedua sejak buka lapak, pembeli sudah mulai ada peningkatan dari pada tahun tahun sebelumnya,” katanya.

Ia mengaku menjadi penjual bendera musiman sejak tahun 2007. Jelang hari kemerdekaan, ia bersama keluarga dan rekannya akan datang ke Sampang untuk berjualan bendera merah putih.

“Saya dan 10 orang temen saya sengaja memilih berjualan di Madura karena lebih dekat dari Banyuwangi. Selain di Sampang, sebagian lagi memilih untuk berjualan di daerah lainnya seperti Bangkalan, Surabaya dan pemaksaan,” katanya.

Ia menjelaskan, Untuk bendara dan aksesoris, setiap hari ia membawa stok barang dagangan hingga 40 buah dengan item dan ukuran yang berbeda-beda. Seperti, bendera merah putih mulai dari ukuran kecil, sedang dan besar.

” Untuk harganya bervariasi. Mulai dari harga Rp. 25 ribu hingga Rp. 50 ribu per item. Yang paling laris dicari bendera kecil dan sedang,” katanya. (Mukrim)