BIN Sampang Sukses Capai Target Ribuan Dosis Vaksinasi Covid-19

BIN Sampang Sukses Capai Target Ribuan Dosis Vaksinasi Covid-19
Pelaksanaan vaksinasi massal di Pondok Miftahut Thullab Gedangan, Daleman, Kedungdung, Sampang. (Foto: BIN Sampang)

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Timur Koordinator wilayah (Korwil) Sampang kembali sukses mencapai ribuan target vaksinasi Covid-19. Hal tersebut tidak terlepas dari perjuangan BIN Sampang dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

Menggelar vaksinasi massal, Jum’at (22/7/2022) di Pondok Pesantren Miftahut Thullab Gedangan, Daleman, Kedungdung, Sampang dan di Desa Batoporo Timur, Kedungdung, Sampang, sebanyak 1586 orang telah disuntik vaksin mulai dari dosis pertama, kedua, dan booster.

“1586 orang tersebut terdiri dari Masyarakat Umum 1.189 dosis, Lansia 278 dosis, Pelajar/Santri 73 dosis, dan Anak 46 dosis,” ungkap Binda Jatim Korwil Sampang, Kompol Ipal Faruq saat diwawancarai salsabilafm.com, Jum’at (22/7) malam.

Kompol Ipal menjelaskan, vaksinasi ini merupakan wujud dari perintah yang diamanah kepada BIN di seluruh 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, sedangkan untuk target yang harus dicapai selama 73 hari pelaksanaan di Kabupaten Sampang saja harus mencapai 34 ribu dosis.

“Mulai dari tanggal 16 Juli sampai tanggal 3 September, target setiap harinya pelaksanaan vaksinasi di Sampang ini 1.519. Alhamdulillah, selama 3 kali pelaksanaan Sampang selalu melebihi target,” terangnya.

BIN Sampang Sukses Capai Target Ribuan Dosis Vaksinasi Covid-19
Binda Jatim Korwil Sampang, Kompol Ipal Faruq saat mendampingi santri mengikuti vaksinasi.

Ia memaparkan, pada termin satu yakni tenggat waktu 16 Juli 2022, BIN sampang sukses mencapai 1.538 dosis. Kemudian, pertanggal 19 Juli sebanyak 1.526 dosis, dan pada tanggal 22 Juli hari ini memcapai 1.586 orang baik dosis satu, dosis dua atau dosis ketiga.

“Tetapi sasaran utama kita lebih ke dosis 3 atau booster, karena booster ini untuk masyarakat yang mau bepergian menggunakan kereta maupun melalui bandara dan sarana transportasi lainnya,” katanya.

Ipal menilai, masyarakat masih banyak yang merasa takut untuk melakukan vaksinasi booster karena banyaknya informasi hoaks. Oleh karena itu, dalam hal ini pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah utamanya Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah.

“Kemudian, BIN melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan dalam pelaksanaannya yang dipercaya masing-masing Puskesmas. Bin juga melakukan koordinasi dengan Forkopimcam, mulai dari Camat, Kapolsek, Danramil, Kemenag, Unit pendidikan desa dan Kepala Desa,” jelasnya.

Terakhir, Ipal berpesan kepada semua masyarakat Sampang utamanya di pedesaan supaya jangan takut terhadap informasi-informasi hoaks tentang vaksin, karena vaksinasi merupakan langkah yang dilakukan oleh Pemerintah untuk melindungi masyarakat. (Romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *