Selasa, 29 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

80 Calon Manajer KDMP Sumenep Sudah Terima Surat Penawaran Tugas

Redaksi - Tuesday, 29 September 2026 | 05:38 AM

Background
80 Calon Manajer KDMP Sumenep Sudah Terima Surat Penawaran Tugas
Calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta. (Istimewa/)

salsabilafm.com  - Sebanyak 80 calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai menerima surat penawaran tugas. 


Surat itu merupakan tindak lanjut setelah para calon manajer mengikuti rangkaian pelatihan dan proses seleksi untuk mengisi posisi pengelola KDMP di Sumenep.


Salah satu koordinator calon manajer KDMP Sumenep, Ariya Romadhona, mengatakan, pemberitahuan surat penawaran mulai diterima melalui email sekitar 25 September 2026.




"Mulai sekitar Jumat, 25 September lalu, kami mulai menerima email pemberitahuan surat penawaran itu," kata Ariya, Selasa (29/9/2026). 


Menurut dia, surat penawaran tersebut dapat diakses melalui laman Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes). 




Dokumen itu memuat sejumlah informasi terkait penugasan. Di antaranya lokasi koperasi tempat calon manajer ditugaskan, uraian pekerjaan, serta alasan penempatan calon manajer pada KDMP tertentu.


Ariya mengatakan, para calon manajer nantinya berada di bawah Agrinas dengan hubungan kerja melalui Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). 


Meski surat penawaran sudah diterima, calon manajer masih menunggu petunjuk teknis lanjutan. Salah satunya terkait kepastian waktu mulai menjalankan tugas di masing-masing koperasi.




"Memang masih akan ada petunjuk teknis lanjutan, info sementara tanggal 1 Oktober," ungkap Ariya.


Bagi para calon manajer, keluarnya surat penawaran sedikit memberi kepastian setelah sebelumnya mereka menunggu cukup lama.




Ariya mengatakan, para calon manajer sempat merasa khawatir karena belum ada tindak lanjut setelah mengikuti pelatihan. Kekhawatiran itu semakin terasa bagi peserta yang telah meninggalkan pekerjaan sebelumnya untuk mengikuti proses seleksi KDMP. 


Sebagian peserta, menurut Ariya, bahkan sudah mengundurkan diri dari tempat kerja lama karena berharap segera mendapatkan penempatan sebagai manajer koperasi. 


"Adanya surat penawaran kerja itu, memberi angin segar. Memberi harapan," katanya




Sebelumnya, para calon manajer mendapat informasi bahwa penempatan akan dilakukan pada awal Agustus. Namun, rencana tersebut tidak terealisasi sesuai waktu yang disampaikan.


Kondisi itu membuat sebagian peserta harus menunggu tanpa kepastian mengenai kapan mereka mulai bekerja. Selama masa tunggu tersebut, calon manajer yang telah meninggalkan pekerjaan sebelumnya praktis tidak memiliki pemasukan tetap.




Situasi itu menjadi beban tersendiri karena sebagian peserta memiliki keluarga dan kebutuhan ekonomi yang tetap berjalan meski belum menerima kepastian penugasan. Karena itu, surat penawaran yang mulai diterima pada akhir September menjadi sinyal bahwa proses penempatan kerja di KDMP mulai ada progres.


Ariya berharap, petunjuk teknis lanjutan segera diterbitkan agar para calon manajer KDMP dapat mempersiapkan diri dan mulai menjalankan pekerjaan secara efektif. "Kami mulai merasa tenang, semoga segera bertugas," pungkasnya. (*)