Ada Apa ? Harga Sapi Turun Tapi Rupiah Dagingnya Malah Naik di Sampang

Sejumlah pedagang sapi di kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur saat ini tengah merana. Hal itu, Diakibatkan menurunnya harga sapi secara drastis dalam seminggu terakhir.

Seorang pedagang sapi di pasar hewan Pangarengan Sampang, Moh. Roni (51) menuturkan, harga sapi rata-rata turun. Sebelumnya Rp. 15 juta per ekor, kini turun menjadi Rp. 13 juta per ekor.

Menurutnya, karena keadaan saat ini terpaksa para pedagang menurunkan harga sapi agar bisa laku terjual.

“Kita jual saja mas, meskipun harganya murah, dari pada kita bawa pulang lagi rugi dua kali, rugi di ongkos,” ucapnya, Kamis (10/2/2021).

Berbanding terbalik, meski harga sapi mengalami penurunan. Namun harga jual daging sapi di pasaran masih cenderung naik, berada di kisaran 135 ribu rupiah per kilogram.

Kondisi ini dikeluhkan sejumlah pedagang daging sapi di pasar tradisional. Pasalnya, hampir satu bulan lamanya harga daging sapi tak kunjung stabil, masih seharga 135 ribu per Kg

Harga sapi hidup sudah turun, tapi harga dagingnya tidak turun, logikanya di mana. Kenyataannya harga daging masih stabil tinggi, harusnya turun dong mas,” kata Khodijah, pedagang daging sapi di pasar Srimangunan Sampang.

Kasi Informasi Perdagangan, Penyaluran Barang dan Jasa Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang Syukkur mengatakan, alasan melonjaknya harga daging sapi tersebut, dipicu kebutuhan daging sapi yang masih dipasok dari luar kabupaten Sampang.

“Kebutuhan daging sapi kita masih dipasok dari luar Sampang, baik dari kabupaten lain maupun provinsi,” jelasnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *