Selasa, 13 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Pulau Mandangin Masuk Data Kekeringan, BPBD Sampang Terkendala Mobilisasi

Redaksi - Tuesday, 13 October 2026 | 05:31 AM

Background
Pulau Mandangin Masuk Data Kekeringan, BPBD Sampang Terkendala Mobilisasi
Kantor BPBD Sampang (Badri/Salsa/)


salsabilafm.com - Penanganan kekeringan dan pendistribusian air bersih di pulau Mandangin Kecamatan/Kabupaten Sampang, masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satu penyebab utama adalah kondisi geografis yang mengakibatkan mobilisasi dan distribusi bantuan air bersih sulit untuk menjangkau wilayah tersebut.


"Kalau pulau Mandangin sebenarnya juga masuk wilayah kekeringan menurut data kecamatan, tapi kita tidak masuk kesana karena masih terkendala mobilisasi," kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Sampang Fajar Arif, Selasa (13/10/2026).




Fajar menambahkan, masyarakat Pulau Mandangin bersama pemerintah telah memaklumi kondisi tersebut. Hal itu dikarenakan proses pendistribusian bantuan air bersih ke wilayah kepulauan dinilai cukup menyulitkan bagi kedua belah pihak


"Dari data kecamatan memang pulau Mandangin masuk, namun di sana menolak karena dari sini kerepotan, dari sana juga kerepotan," tambah Fajar.


Hingga kini belum ada kepastian mengenai langkah konkret dari pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengatasi kendala distribusi bantuan air bersih di wilayah tersebut.




"Kami masih menghadapi kendala dalam pendistribusian bantuan ke wilayah kepulauan. Karena itu, diperlukan koordinasi lebih lanjut kepada pemerintah provinsi untuk mencari solusi agar pendistribusian air dan penanganan kekeringan dapat dilakukan," ucapnya.


Sebelumnya BPBD kabupaten Sampang telah menambah pemetaan data kekeringan di sejumlah wilayah di pertengahan musim kemarau pada tahun ini. Sebanyak 81 Desa dari sebelumnya 78, di 12 kecamatan telah memasuki kekeringan kritis. 




Hal itu dipicu oleh panjangnya musim kemarau dan berkurangnya debit-debit air, baik dari aliran sungai maupun air sumber dari sumur. 


BPBD berharap agar seluruh masyarakat Sampang, khususnya bagi seluruh wilayah yang masuk dalam kategori kering keritis agar dapat menyesuaikan penggunaan air, menghemat air, serta menggunakan air dengan secukupnya. (Badri)