Selasa, 6 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Mobil Pengangkut Telur Terguling di Ketapang Sampang, Kerugian Capai Rp33 Juta

Redaksi - Sunday, 04 October 2026 | 01:44 AM

Background
Mobil Pengangkut Telur Terguling di Ketapang Sampang, Kerugian Capai Rp33 Juta
Petugas dari Polsek Ketapang bersama Damkar saat mengevakuasi mobil terguling. (Badri/Salsa/)

salsabilafm.com - Sebuah mobil barang Isuzu Traga dengan nomor polisi AG 8488 LC mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Toroan, Dusun Tlambang, Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Mobil tersebut mengangkut telur. 


Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia menjelaskan, kendaraan tersebut dikemudikan oleh Andreas Prayoga (25), warga Kabupaten Blitar, dengan kernet Trio Hengky Sefrian Arista (23), yang juga berasal dari Kabupaten yang sama. 


"Benar telah terjadi laka lantas tunggal mobil barang Isuzu Traga pengangkut telur di Jalan Raya Toroan, Dusun Tlabang, Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, mobil itu bermuatan telur milik Solehuddin dengan tujuan Desa tamberuh Daya Kecamatan sekobanah," kata Eko, Minggu (4/10/2026). 




Eko menjelaskan, kronologi kecelakaan bermula ketika kendaraan melaju dengan kecepatan agak tinggi saat memasuki wilayah Ketapang. Setibanya di Jalan tikungan tepatnya Jalan Raya Toroan, pengemudi terkejut karena ada kendaraan dari arah berlawanan melaju dengan posisi agak ke kanan. 


"Pengemudi kaget melihat mobil dari arah berlawanan, kemudian membanting setir ke arah kiri. Kendaraan mengalami selip hingga akhirnya terguling ke bahu jalan dan menabrak tiang penyangga kabel jaringan Telkomsel," jelasnya.




Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kendaraan mengalami kerusakan yang cukup berat di bagian depan


Eko menambahkan, kendaraan berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.10 WIB. Proses evakuasi melibatkan Polsek Ketapang, Damkar Kecamatan Ketapang, dan masyarakat sekitar. Adapun muatan telur dipindahkan ke mobil pikap milik Solehuddin sendiri untuk kemudian dibawa menuju Tamberu Daya.


Eko mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materil kendaraan diperkirakan sekitar Rp25 juta rupiah. Sedangkan muatan telur diperkirakan sekitar Rp8 juta rupiah, dengan total kerugian semuanya mencapai sekitar Rp33 juta rupiah.




"Karena laka tunggal dan tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil,  kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Untuk situasi aman dan kondusif sampai mobil berhasil dievakuasi," pungkas Eko. (Badri)