Ikuti MOW Gratis Dinkes-KB Sampang Setelah Miliki 2 Anak, Farida: Keluarga Sehat Harus Direncanakan
Ach. Mukrim - Monday, 22 June 2026 | 06:47 AM


salsabilafm.com - Siti Farida (45) tampak tenang saat menjalani Metode Operasi Wanita (MOW) di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Senin (22/6/2026). Di balik ketenangannya, tersimpan keputusan besar yang telah dia pertimbangkan bersama keluarga sejak lama.
Ibu dua anak itu menjadi salah satu dari 20 akseptor yang mengikuti pelayanan KB MOW gratis yang digelar Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026.
Farida mengaku keinginannya mengikuti MOW bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba. Dia telah merencanakannya sejak beberapa tahun lalu, namun baru bisa terwujud ketika program pelayanan gratis tersebut hadir di Kabupaten Sampang.
"Memang sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Saya sudah lama ingin mengikuti program ini. Karena programnya baru ada sekarang, tentu saya sangat bahagia dan gembira bisa ikut," kata Farida.
Wanita yang juga menjabat ketua Madura Development Watch (MDW) itu merasa jumlah anak yang dimilikinya sudah cukup. Bersama sang suami, dia telah dikaruniai dua anak, yakni seorang putri berusia 14 tahun yang saat ini duduk di bangku kelas II SMP dan seorang putra berusia 10 tahun.
Menurut Farida, perencanaan keluarga menjadi hal penting untuk memastikan anak-anak dapat tumbuh dengan baik dan mendapatkan perhatian yang maksimal dari orang tua.
"Keluarga yang sehat itu bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga sehat secara finansial. Jadi semuanya bisa direncanakan dengan baik," ujarnya.
Farida menilai program MOW yang diselenggarakan pemerintah daerah menjadi bentuk nyata dukungan terhadap perempuan dalam merencanakan kehidupan reproduksi dan membangun keluarga yang lebih sejahtera.
"Ini bentuk pelayanan dari pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana. Kami diberikan kesempatan untuk merencanakan keluarga yang sehat dan tidak berlebihan dalam memiliki keturunan," katanya.
Meski sempat dihantui rasa khawatir sebelum menjalani operasi, kekhawatiran tersebut perlahan hilang setelah mendapatkan penjelasan dari dokter dan tenaga kesehatan yang bertugas.
"Awalnya memang ada rasa khawatir. Tapi karena ditangani oleh tenaga profesional dan diberikan penjelasan terlebih dahulu, saya jadi yakin dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan," tuturnya.
Dia mengaku terkesan dengan pelayanan yang diberikan selama mengikuti program tersebut. Mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan hingga pelaksanaan tindakan, seluruhnya dilakukan dengan pendampingan petugas.
"Prosesnya tidak ribet. Kami benar-benar dilayani dengan baik, dihubungi oleh petugas dan didampingi. Sebelum datang ke sini juga sudah dilakukan pemeriksaan laboratorium terlebih dahulu," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB dan Dalduk) Dinkes-KB Sampang, Zahruddin, mengatakan, pelayanan MOW merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberikan akses kontrasepsi jangka panjang yang efektif bagi masyarakat.
Menurutnya, metode tersebut memiliki tingkat keberhasilan hingga 99 persen dan sangat cocok bagi pasangan yang telah memutuskan tidak ingin menambah jumlah anak.
Pada pelaksanaan Harganas tahun ini, sebanyak 20 akseptor mengikuti program MOW. Seluruh layanan diberikan secara gratis melalui dukungan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
Di akhir wawancara, Farida menyampaikan apresiasi kepada Dinkes-KB Sampang yang telah menghadirkan program tersebut bagi masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinkes-KB Sampang yang sudah membantu masyarakat Sampang untuk memiliki keluarga yang sehat lahir dan batin," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Terseret Kasus Dugaan Perselingkuhan, Kapus Robatal Sampang Terancam Dipecat
a day ago

Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola
a day ago

SDN di Bangkalan Bakal Dibongkar untuk Sekolah Rakyat, Siswa Belajar di Teras Rumah
a day ago

Pantai Slopeng Sumenep Dipilih Jadi Lokasi Puncak Hari Jadi Jatim ke-81
a day ago

Kadindik Jatim Nilai Wacana Tidak Otomatis Naik Kelas Dorong Murid Lebih Giat Belajar
a day ago

OTT di BNPB, KPK Amankan 14 Orang dan Sita Uang Rp1,4 Miliar
a day ago

Kecelakaan Innova Vs N-Max di Jalan Raya Camplong Sampang, 3 Orang Dilarikan ke RSUD
a day ago

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Penyuluh KB Sampang Salurkan 15 Tangki Air Bersih
2 days ago

KPM PKH Sampang Diminta Teken Pernyataan Bermaterai, Moh Hakim: Benar Ada Surat Tersebut
2 days ago

Dugaan TPPO PMI Asal Sampang: Dijanjikan Kerja di Dubai, Berakhir di Libya
2 days ago





