Rabu, 14 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola

Redaksi - Wednesday, 14 October 2026 | 05:33 AM

Background
Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola
Potongan video memperlihatkan fasilitas Pantai Camplong tak terawat. (Tangkap Layar/)

salsabilafm.com - Gedung SDN Katol Barat 1, Bangkalan, Jawa Timur, kini tak bisa digunakan lagi karena akan dibongkar untuk lahan Sekolah Rakyat (SR). Akibatnya, para siswa harus belajar di teras rumah warga.


Bupati Bangkalan Lukman Hakisalsabilafm.com  – Kondisi sejumlah fasilitas di kawasan Pantai Wisata Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah video yang diunggah akun TikTok @Jejak Keliling viral di media sosial.


Dalam video tersebut, sejumlah fasilitas wisata terlihat tidak terawat. Bahkan, area toilet diduga digunakan untuk aktivitas yang tidak semestinya sehingga memunculkan perhatian publik terhadap kondisi dan pengelolaan destinasi wisata tersebut.




Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, Endah Nursiskawati menjelaskan, pengelolaan Pantai Wisata Camplong dilakukan melalui mekanisme kerja sama Build Operate Transfer (BOT) dengan PT Surabaya Inn Bestari sebagai pihak ketiga.


"Pantai Camplong itu dikelola dengan mekanisme kerja sama BOT, dengan PT Surabaya Inn Bestari sebagai pihak ketiga, perjanjian kedua ini 2005–2030," katnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026). 




Menurutnya, selama masa perjanjian kerja sama masih berlaku, pemeliharaan objek yang dikerjasamakan tetap menjadi tanggung jawab pihak ketiga.


"Karena dengan perjanjian masa kontrak yang masih berlaku, kewajiban perawatan objek kerja sama masih menjadi tanggung jawab pihak ketiga," tegasnya.


Endah menambahkan, setelah masa perjanjian berakhir, pihak ketiga berkewajiban menyerahkan seluruh bangunan kepada pemerintah.




"Setelah masa perjanjian selesai maka pihak ketiga wajib menyerahkan semua bangunan ke pihak pemerintah," ujarnya.


Dia juga menilai, kondisi fasilitas yang tidak terawat perlu diklarifikasi langsung kepada perusahaan pengelola. Termasuk video yang beredar dan menjadi perhatian masyarakat.




"Masalah tidak terawat dan video yang viral bisa diklarifikasi ke PT Surabaya Inn Bestari," katanya.


Selain persoalan pemeliharaan fasilitas, Endah menyebut pihaknya melihat adanya aktivitas wisata di sekitar kawasan Pantai Camplong yang dinilai turut memengaruhi pengelolaan destinasi tersebut.


Menurut analisisnya, dalam beberapa tahun terakhir terdapat kegiatan wisata di sekitar kawasan pantai yang melakukan penarikan tiket masuk pengunjung secara ilegal. Selain itu, sejumlah masyarakat juga mendirikan kios dan melakukan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di kawasan pantai yang dinilai sulit ditertibkan.




"Ini juga tindakan yang merugikan menurut saya bagi manajemen, sehingga berpengaruh pada menurunnya jumlah kunjungan," katanya. (Syad)m mengatakan, lokasi SDN Katol Barat 1 berdekatan dengan lahan pembangunan Sekolah Rakyat dan nantinya akan turut masuk dalam area Sekolah Rakyat. 


"Lahannya itu nyambung dan berdekatan dengan SR. Pas kebetulan di depannya SR di dekat pintu gerbang SR. Estetika dan kenyaman siswa, baik SR maupun yang reguler kurang bagus jadi kita sepakat untuk direkolasi," ucapnya, Rabu (14/10/2026).




Gedung itu kini dikosongkan. Lukman menyebut, pembangunan sekolah baru untuk SDN Katol Barat 1 akan dilakukan tahun depan.


"Itu nanti direlokasi dan sudah masuk anggaran 2027 untuk pembangunannya," ungkapnya.


Tak hanya itu, pihaknya juga berencana akan memasukkan siswa yang ada di SDN Katol Barat 1 itu ke SR. Sebab, terdapat beberapa siswa yang masuk dalam desil 1 dan 2.




"Awalnya mau dimasukkan ke SR semua siswanya, tapi masih banyak yang enggak masuk desil 1 dan 2. Jadi nanti sebagian akan masukkan ke SR," katanya.


Setelah pengosongan ruang kelas dilakukan, kini para siswa harus belajar dengan berdesakan di teras rumah warga. Sebagian siswa lain juga ditempatkan di tenda darurat.




"Sementara belajar di teras rumah gurunya yang ada dekat sekolah. Sebagian lagi pakai tenda yang disediakan oleh Dinas Pendidikan," terangnya. 


Lukman mengatakan, nantinya gedung SDN Katol Barat 1 akan dibangun lebih bagus dengan gaya modern. "InsyaAllah meskipun di kabupaten, saya mau bangun SD yang mirip-miriplah kayak yang di Jakarta," ucapnya. 


Pembangunan SR yang berada di Desa Katol Barat, rencananya akan dimulai tahun ini. Sehingga, proses pembongkaran SDN Katol Barat 1 akan segera dilakukan. (*)