salsabilafm.com- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang melombakan 17 kategori dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) tahun 2024. Kegiatan tersebut diikuti 350 peserta dengan 290 official dari 14 kecamatan se-kabupaten.
Pembukaan Apel Porsadin dipimpin langsung oleh Kepala Kemenag Sampang, Abdul Wafi. Dia didampingi Kasi PD. Pontren Imam Mahmudi, para pengawas PAI se-kabupaten, dan pengurus DPC dan DPAC FKDT kecamatan se-kabupaten.
Pembukaan itu ditandai dengan penyematan ID Card secara simbolis kepada peserta Porsadin serta pelepasan balon ke udara oleh Kepala Kankemenag Sampang Abdul Wafi.
Kepala Kantor Kemenag Sampang, Abdul Wafi mengatakan, tujuan Porsadin adalah untuk menjaring para santri berprestasi sesuai kemampuan di bidangnya.
“Porsadi ditempatkan di tiga lokasi, yaitu, badminton di GOR Wijaya, lari di Lapangan Panglima, jalan Panglima Sudirman, dan sisanya di MTsN 1 Sampang yang sekaligus acara pembukaannya,” katanya, Senin (5/8/2024).
17 kategori lomba dalam ajang Porsadin tersebut, Diantaranya, tahfidz Al Quran jus 30, MTK Syafina dan MTK Fathul Qorib, cerdas cermat, pidato bahasa Indonesia, MTQ tingkat ula wustho, muratul imla’, kaligrafi, puisi islami. Kemudian, lari sprint 60 dan 80 meter, bulu tangkis ganda dan tunggal putra, tenis meja ganda dan tunggal dan catur cepat dengan total sebanyak 17 perlombaan.
“Para peserta lomba dalam Porsadin adalah para santri pilihan terbaik dan berprestasi di masing-masing kecamatan,” tegasnya.
Dia juga memberi pesan kepada peserta untuk mengikuti lomba dengan penuh semangat dan niat lillahita’ala sesuai aqidah ahlus sunnah wal jama’ah.
Dijelaskan, ada 17 perlombaan untuk kategori putra dan putri dilaksanakan dengan sistem penjurian yang ketat, objektif dan profesional. Hal itu agar mendapatkan santri terbaik dari yang terbaik sesuai kemampuan dan keahlian pada bidangnya masing-masing.
“Kami harap kegiatan ini dapat mengantarkan santri terbaik Kabupaten Sampang untuk mengikuti ajang Porsadin berikutnya di tingkat wilayah Provinsi Jatim, bahkan ke tingkat nasional, semoga mendapat ridho Allah subhanahu wa ta’ala,” tutupnya. (Mukrim)