salsabilafm.com– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan belum mengambil tindakan atas kenaikan harga tomat. Harga tomat sekarang per-satu kilogram naik dari semula Rp 22 ribu menjadi Rp 26 ribu.
Kabid Perdagangan Disperindag Pamekasan Yuliati Amin mengatakan, harga tomat bergantung dari cuaca dan distribusi. Distribusi tomat sempat terhambat karena banjir. Sedangkan permintaan dari konsumen meningkat.
”Memang harga bahan pokok biasanya naik setiap bulan Ramadan atau menjelang Hari Raya Idul Fitri, termasuk tomat,” ujarnya.
Menurutnya, stok tomat di Pamekasan tidak banyak karena terkendala cuaca. Untuk menjaga stok tomat juga menjadi wewenang Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan yang membina petani di Pamekasan.
Sementara itu, Kabid Produksi Pertanian DKPP Pamekasan Andi Ali Syahbana menyampaikan, pihaknya belum mengetahui stok tomat. Saat ini pihaknya masih fokus pada produksi pangan yakni padi.
”Laporan komoditas itu dilakukan tiap minggu atau per bulan,” ujarnya
Dia mengutarakan, kenaikan harga tomat terjadi selama tiga bulan terakhir. Sebab, tanaman tomat di Pamekasan belum panen.
”Memang sekarang masih fokus ke padi,” tutupnya