Salsabilafm.com – Kasus kaburnya pasien di RS Sukma Wijaya, jalan Agus Salim, Kelurahan Banyuanyar, berbuntut panjang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang Abdullah Najich mengatakan, pihaknya tengah melakukan investigasi mengenai dugaan kelalaian nakes yang menyebabkan pasien Atmai alias P Holik (70) warga Kecamatan Jrengik kabur saat menjalani rawat inap.
“Kami akan koordinasi dulu kumpulkan data dengan pihak bersangkutan supaya jelas permasalahan yang ada,” kata dr Najich, Jumat, (4/4/2025).
“Dinkes akan memeriksa apakah klinik tersebut telah memenuhi persyaratan izin operasional, seperti lokasi klinik, bangunan klinik, sarana dan prasarana klinik, serta tenaga medis yang berpraktek di klinik,” sambungnya.
Pihaknya juga akan memeriksa apakah klinik tersebut telah menyelenggarakan pengelolaan dan pelayanan laboratorium klinik, serta instalasi farmasi yang diselenggarakan apoteker.
“Dengan demikian, Dinkes berharap dapat menemukan penyebab pasti dari kasus pasien kabur dari klinik dan dapat mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang bersangkutan,” ucapnya.
Sebelumnya pada, Rabu (02/04/2025), dr Zakky Sukmajaya, Komisaris RS Sukma Wijaya sempat menanggapi tentang Standar Operasional Prosedur (SOP). Menurutnya, SOP tidak ada yang dilanggar, justru pasien tersebut mendapatkan perlakuan khusus mengingat kondisinya sehingga diijinkan dijaga oleh 5 orang keluarganya
Namun Ia mengakui bahwa pintu keluar memang tidak dikunci selama renovasi, sehingga hanya pintu tersebut satu satunya akses untuk keluar masuk pasien baik untuk IGD maupun pengunjung. “Sedangkan waktu kejadian Penjaga pintu dimungkinkan sedang ada di kamar mandi,” ucapnya. (Syad)