Nekat Jambret HP, Seorang Pengamen Jalanan Harus Mendekam di Penjara

Nekat Jambret HP, Seorang Pengamen Jalanan Harus Mendekam di Penjara
Tidak berdaya, tersangka penjambretan diapit dua petugas Reskrim Polres Sampang

Fathorrohman (25) warga Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan harus mendekam di penjara setelah nekat menjambret 2 unit hand phone seluler.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang melalui team buru sergap (Dhemit) mengamankan tersangka setelah mendapatkan laporan warga pada Minggu (13/6/2021) pukul 14.30 Wib.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz melalui Kasubbag Humas Polres Sampang Iptu Sunarno SH menjelaskan bahwa tersangka berhasil diamankan kurang dari 2 x 24 jam setelah tindak pidana yang dilakukan tersangka.

“Tersangka diamankan tadi malam di rumah kost tersangka yang berada di seputaran Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Sampang,” jelasnya, Selasa (15/6/2021).

Iptu Sunarno menjelaskan bahwa tersangka yang merupakan seorang pengamen mengakui telah melakukan dua kali tindak pidana pencurian handphone. Yakni di Jl. Gelatik Kelurahan Gunung Sekar dan Jl. Rajawali Kelurahan Rong Dalem Kecamatan Sampang.

“Modus tersangka adalah keliling menaiki sepeda motornya untuk mencari sasaran seorang yang menaruh handphone di kantong sepeda motor,” terangnya.

“Setelah menemukan sasaran, tersangka kemudian membuntuti dan mencari kelengahan dari korban untuk mengambil handphone yang berada di kantong sepeda motor korban,” tambahnya.

Barang bukti yang diamankan meliputi : 1 unit handphone Merk Realme C2 warna biru, 1 unit handphone Merk VIVOY12s warna Glacier Blue, 1 unit Sepeda motor Beat Warna Hitam No. Pol. : M 2627 CU milik tersangka dan Tamborin warna merah yang dipakai tersangka untuk mengamen.

“Akibat perbuatannya, tersangka Fathorrohman alias Rohman dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman selama 5 (Lima) tahun penjara,” pungkasnya. (Romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *