Kartu Tani Belum Diaksivasi, Masyarakat Cukup Gunakan KTP Tebus Pupuk Subsidi

Kartu Tani Belum Diaksivasi, Masyarakat Cukup Gunakan KTP Tebus Pupuk Subsidi
Foto: istockphoto.com

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang masih belum memberlakukan kartu tani. Pasalnya, sampai saat ini petani masih menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) untuk penebusan pupuk bersubsidi.

Kepala Disperta KP Sampang Suyono mengatakan, keberadaan kartu tani di Kota Bahari belum bisa digunakan. Sebab, saat ini masih dalam tahap penyelesaian pendataan sekaligus tahap aktivasi kartu tani.

“Kenapa kartu tani di Sampang belum bisa digunakan sebagai penebusan pupuk bersubsidi, itu karena banyak petani yang belum terdata. Maka dari itu, pemanfaatan kartu tani belum bisa diberlakukan ” katanya, Senin,(12/9/2022).

“Ada 124 ribu kartu tani yang nantinya akan dibagikan. Namun, yang sudah diaktivasi baru sekitar 31 ribu kartu tani. Yang sudah jadi nanti kami bagi dan ditindak lanjuti dengan aktivasi nya,” ujarnya.

Dijelaskan, penggunaan kartu tani diprediksi mulai berlaku akhir tahun ini. Dengan catatan, semua kartu tani sudah diaktivasi yang kemudian akan dibagikan kepada 1.136 kelompok tani (poktan) di 14 kecamatan Sampang.

“Untuk sementara waktu, anggota poktan yang ingin melakukan penebusan pupuk bersubsidi cukup menggunakan KTP dan melakukan penebusan di kios-kios terdekat,” tutupnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.