H-5 HUT RI, BIN Sampang Gelar Vaksinasi Capai 1.624 Dosis

H-5 HUT RI, BIN Sampang Gelar Vaksinasi Capai 1.624 Dosis
Check up kesehatan hingga proses suntik vaksin oleh petugas kesehatan. (Foto: BIN Sampang)

H-5 menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Timur Koordinator wilayah (Korwil) Sampang kembali menggelar vaksinasi Covid-19, Jum’at (12/8/2022).

Kegiatan tersebut berpusat di Desa Banyukapah wilayah kerja Puskesmas Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang dan di Desa Batoporo Timur wilayah kerja Puskesmas Banjar, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

“H-5 Kemerdekaan RI, realisasi vaksinasi kami sebanyak 1.624 orang, yang terdiri dari masyarakat umum 1.227 dosis, lansia 162 dosis, pelajar/santri 175 dosis, dan anak 60 dosis,” ungkap Binda Jatim Korwil Sampang, Kompol Ipal Faruq kepada salsabilafm.com.

Kompol Ipal Faruq meyampaikan, momentum kemerdekaan RI ke- 77 ini harus benar-benar disambut dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Salah satunya, dengan mengikuti vaksinasi demi merdeka dari pandemi Covid-19.

“Mari kita sambut HUT RI ke-77 ini dengan semarak dan semangat memerdekakan diri dari pandemi Covid-19 dengan mengikuti vaksinasi,” ungkapnya.

Koordinator vaksinasi, Zahruddin menambahkan, menyambut kemerdekaan RI animo masyarakat semakin meningkat dan semangat untuk melakukan vaksin terutama masyarakat yang ingin melengkapi status vaksinnya sampai dosis 3 (Booster).

Hal tersebut tidak lepas dari koordinasi apik yang dilakukan pihaknya dengan Forkopimcam, Kepala Desa, Institusi pendidikan baik negeri maupun swasta, terutama Pesantren agar bisa mendukung dan mensosialiasakan kepada masyarakat tentang layanan vaksin.

“Alhamdulillah, cukup efektif dan semua mendukung kegiatan BIN ini. Kami menghimbau masyarakat Sampang agar tetap waspada terhadap Covid sehingga tidak lagi menjadi pandemi, dengan cara bersama-sama melakukan vaksin sampai tuntas,” pungkasnya. (Romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.