Diskan Sampang Jelaskan Tidak Ada Bantuan Kapal Untuk Nelayan Tahun Ini

Diskan Sampang Jelaskan Tidak Ada Bantuan Kapal Untuk Nelayan Tahun Ini
Potret aktivitas nelayan di salah satu wiliyah perairan Kabupaten Sampang. (Foto: Mukrim)

Jumlah nelayan di Kabupaten Sampang mencapai 15 ribu orang lebih. Namun, tidak semua nelayan yang berasal dari delapan kecamatan tersebut memiliki kapal sendiri. Pasalnya, para nelayan melaut secara berkelompok dalam satu kapal.

Kabid Perikanan Tangkap dan Kenelayanan Dinas Perikanan (Diskan) Sampang Siti Asiya mengatakan, penggunaan kapal sangat membantu nelayan saat melaut. Sebab, ketimbang menjaring, hasil tangkapan ikan nelayan lebih melimpah.

“Jumlah kapal nelayan di Sampang sebanyak 3.445 unit. Dalam satu kapal biasanya ada lima sampai enam nelayan yang berangkat bersama untuk melaut,” paparnya.

Ia menjelaskan, pemerintah terus melakukan berbagai cara agar hasil tangkapan ikan nelayan kian melimpah. Salah satu cara yang dilakukan, yaitu dengan memberikan bantuan alat tangkap ikan.

“Jenis bantuan yang diberikan berdasar hasil analisis yang dilakukan pemerintah. Misalnya, tahun ini pemerintah akan memberikan bantuan berupa jaring kepada 12 kelompok nelayan. Namun, untuk tahun ini tidak ada bantuan kapal,” katanya.

Menurut Asiya, nelayan adalah subjek utama sektor perikanan untuk mewujudkan kesejahteraan dan ketahanan pangan nasional. Penyerahan bantuan terus digulirkan oleh pemerintah agar aktivitas dan produktivitas di subsektor perikanan tangkap tidak terhenti.

“Untuk itu dengan bantuan ini kami harap dapat meningkatkan kan kesejahteraan para nelayan,” tutupnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.