salsabilafm.com – Sebanyak 718 calon jamaah haji asal Kabupaten Bangkalan dipastikan siap berangkat pada musim haji 2026 mendatang, Jumlah tersebut terdiri dari 688 jamaah reguler dan 30 jamaah prioritas lansia.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Bangkalan, Arif Rochman, menjelaskan, seluruh jamaah telah dipanggil untuk menyiapkan berkas administrasi dan mengurus paspor. Hingga tahap awal, lebih dari 200 jamaah sudah menyelesaikan proses pasporing.
“Insya Allah pada Jumat ini akan kembali dilaksanakan pasporing untuk lebih dari 100 jamaah,” ujar Arif, Senin (24/111/2025).
Terkait biaya haji, Arif menegaskan belum ada pengumuman resmi dari pemerintah. Meski demikian, informasi yang beredar di media sosial menyebutkan kisaran Rp54 juta.
“Kalau tahun kemarin jamaah harus menambah sekitar Rp33 juta, sekarang ada informasi penurunan sekitar Rp2 juta. Jadi jamaah siap-siap saja,” terangnya.
Dijelaskan, kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 21 April 2026. Namun pembagian kloter untuk Bangkalan dan wilayah Madura masih menunggu keputusan resmi.
“Untuk kegiatan manasik haji baru akan dilaksanakan setelah proses pelunasan biaya haji selesai,” ucapnya.
Arif menekankan pentingnya persiapan administrasi sejak dini, terutama paspor dan biodata jamaah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kuota haji Jawa Timur yang tahun ini meningkat dari 35.000 menjadi 42.000 jamaah.
“Embarkasi Juanda tahun ini menampung hingga 116 kloter. Karena itu, jamaah sudah dipersiapkan matang sejak di kabupaten agar proses di embarkasi tidak memakan waktu berjam-jam seperti tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (*)

