Intensifkan Program NUSANTARA, Cara PCNU Sampang Cegah Pengaruh Kelompok Keagamaan Lain

Spread the love

salsabilafm.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang terus mengintensifkan langkah konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa melalui program NU Sampang Menata Ranting (NUSANTARA). Program ini menjadi bagian dari strategi memperkuat struktur dan ideologi ke-NU-an di tengah masyarakat.

Ketua PCNU Sampang, KH Moh Itqan Bushiri, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk gerakan Turun ke Bawah (Turba) yang bertujuan mempererat komunikasi antarstruktur NU, sekaligus memperkuat kaderisasi dan peran sosial keagamaan ranting NU.

“Kecamatan Kedungdung menjadi fokus awal. Ada enam ranting yang kami kunjungi, yaitu Komis, Rabasan, Daleman, Bajra Sokah, Kedungdung, dan Moktesareh. Setelah ini, kami akan bergerak ke kecamatan lainnya,” katanya.

Menurutnya, melalui program NUSANTARA, NU ingin memastikan bahwa setiap pengurus ranting benar-benar memahami peran strategisnya dalam menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah dan merespons tantangan di masyarakat.

Wakil Rais Syuriah PCNU Sampang, KH Abdul Wahab menambahkan, kegiatan NUSANTARA juga menjadi respons atas munculnya kelompok keagamaan non-NU yang mulai berupaya mempengaruhi masyarakat akar rumput.

“Di Kedungdung, sempat muncul upaya pembentukan kelompok yang mencatut nama kiai NU. Namun alhamdulillah, hal itu berhasil digagalkan oleh warga NU sendiri,” ungkapnya.

Kiai Wahab menegaskan, kelompok tersebut menolak sejumlah tradisi keagamaan NU seperti tahlilan, ziarah kubur, qunut Subuh, dan peringatan Maulid Nabi, yang mereka anggap sebagai bid’ah. Karena itu, ia menekankan pentingnya memperkuat ideologi ke-NU-an dan kaderisasi secara simultan di tingkat ranting.

“Jangan sampai masyarakat kehilangan arah karena lemahnya struktur ranting,” tegasnya.

Wakil Ketua Tanfidziyah Ranting NU Rabasan, Kyai Sholeh, mengapresiasi kehadiran PCNU dan menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat tata organisasi di tingkat desa.

“Ini bentuk perhatian nyata dari cabang. Kami siap menindaklanjuti hasil diskusi dan arahan yang diberikan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, PCNU Sampang turut menyerahkan lima mushaf Al-Qur’an dan kotak koin NU kepada pengurus ranting sebagai wujud gerakan kemandirian ekonomi dan dakwah kultural di lingkungan desa. (*)


Spread the love

Related Articles

Latest Articles